Badung Siap Jaga Stabilitas Harga Pangan - Beritabadung.id

Ekbis

Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan

Badung Siap Jaga Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 14 Oktober 2021 | 23:00 WITA
Badung Siap Jaga Stabilitas Harga Pangan

beritabali/ist/Badung Siap Jaga Stabilitas Harga Pangan.

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabadung.id, Mengwi.
Dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Badung, Ekonom Ahli Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Donny H. Heatubun menjelaskan, bahwa tingkat inflasi di Provinsi Bali masih stabil dan rendah dengan capaian per September 2021 sebesar 0,10% (mtm) atau 1,40% (yoy). 
Beberapa komoditas pangan yang menjadi penyumbang utama inflasi tersebut diantaranya canang sari, daging ayam ras, minyak goreng dan jeruk. Berdasarkan Sistem Informasi Harga Pangan Utama dan Komoditas Strategis (SIGAPURA), harga komoditas pangan yang terpantau masih cukup tinggi di Kabupaten Badung hingga minggu I Oktober 2021 antara lain daging sapi, minyak goreng dan daging babi.
Terkait dengan persiapan menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Bank Indonesia mencatat sejumlah komoditas yang sering menjadi penyumbang inflasi pada bulan perayaan Galungan dan Kuningan sejak 2018 hingga semester I 2021. Dari kelompok makanan yaitu daging ayam ras, telur ayam ras, daging babi, cabai rawit dan cabai merah. Sementara dari kelompok non makanan yaitu emas perhiasan dan canang sari.
"Bank Indonesia merekomendasikan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat program pengendalian inflasi di Kabupaten Badung," jelasnya.
Adapun upaya dalam memperkuat program pengendalian inflasi di Kabupaten Badung menurutnya mulai dari melakukan Kerja sama Antar Daerah (KAD), baik dengan kabupaten lain intra provinsi maupun antar provinsi untuk memenuhi kebutuhan komoditas pangan yang masih defisit (kebutuhan lebih besar dibanding produksi), mendorong pemanfaatan situs SIGAPURA untuk edukasi belanja bijak,Optimalisasi penggunaan CAS (Controlled Atmosphere Storage); serta Digitalisasi UMKM pangan di sektor pertanian, peternakan dan perikanan sesuai arahan Presiden dalam Rakornas Pengendalian Inflasi tahun 2021.
Merespon pemaparan perkembangan inflasi yang disampaikan Bank Indonesia, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa memberikan arahan agar untuk mengoptimalkan penggunaan CAS sebagai sarana untuk menyimpan hasil panen, terutama komoditas cabai sehingga tidak terjadi kelangkaan pasokan di pasar. 
Sesuai karakteristiknya, produksi cabai cenderung tidak merata sepanjang tahun karena faktor cuaca. Hasil panen melimpah di saat musim kemarau, sementara terdapat potensi risiko gagal panen pada musim hujan. 
"Karena itu, CAS diyakini sebagai salah satu solusi untuk menjaga ketersediaan stok cabai merata sepanjang tahun, sekaligus menjaga stabilitas harga cabai di Kabupaten Badung," katanya.
Halaman :

TAGS : Masyarakat Kabupaten Badung Cabai Provinsi Bali Berita Badung Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Badung Terkini Berita Badung Hari Ini Info Badung Beritabadung Informasi Badung


Beritaklungkung.com - Media Online Klungkung Bali Terkini

Menyajikan Berita Politik, Seksologi, Hukum, Kriminal, Wisata, Budaya, Tokoh, Ekonomi, Bisnis, Pendidikan di Klungkung, Bali, Nasional dan Dunia.



News Lainnya :


Berita Lainnya