search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Sabtu, 27 April 2024, 00:00 WITA Follow
image
IKUTI BERITABADUNG.ID DI

GOOGLE NEWS

BERITABADUNG.ID, MENGWI.

Pedagang bumbu dapur di pasar tradisional Desa Sempidi Kwanji, Kabupaten Badung mengeluh harga bawang merah masih tinggi atau naik 50 persen.

Di mana harga sebelumnya, Rp25 ribu per kg kini menjadi Rp50 ribu per kg.

Menurut salah satu pedagang di pasar Ni Made Rai Karmiati, tinggi harga bawang merah berimbas ke penjualan yang ikut menurun.

Dalam kondisi harga normal, Karmiati mampu menjual 25 Kilogram kini hanya 5 Kilogram bawang merah per hari.

"Harga bawang merah masih tinggi saat ini. Harga Rp50 ribu per kilogram saya jual saat ini," jelasnya.

Kondisi serupa dialami pedagang lainnya.

Seperti Ni Kadek Sumiati yang mengaku dalam tinggi harga bawang merah berdampak penjualan yang ikut menurun.

"Harga bawang ini memang tinggi. Ya, tentu berdampak ke penurunan permintaan karena pelangan mengurangi membeli bawang merah dari sebelumnya," ucapnya.

Kedua pedagang ini berharap, harga normal kembali seperti sebelumnya sehingga permintaan kembali meningkat seperti sebelum harga bawang tinggi.

Editor: Robby Patria

Reporter: Kontributor Badung



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabadung.id di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Badung.id.
Ikuti kami