search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode

BERITABADUNG.ID, ABIANSEMAL.

Salah satu tokoh generasi muda yang mempelopori seni tabuh di Banjar Telanga, Darmasaba, Abiansemal, Badung, I Wayan Agun Adi Putra memiliki beberapa strategi untuk merangkul minat generasi muda di desanya.

Yakni mulai dari tetap melibatkan para generasi muda dalam setiap kegiatan di Desa dan tetap merangsang agar generasi muda tetap berkarya serta berkreasi di seni tabuh.

"Ajak mereka ke even-even mungkin hal kecil misal, ngayah di pura-pura agar ada greget," katanya belum lama ini.

Selain melakukan langkah tersebut dirinya juga selalu memperdengarkan segala jenis gambelan kepada generasi muda.

"Kemudian merangsang mereka untuk mendengar segala jenis gamelan. Setelah sering dirangsang maka, mereka akan tertarik untuk terjun langsung dan melakoni di seni karawitan sesuai kesenanganya. Kemudian mengajak pentas sehingga akan menimbulkan cerita baru dalam hidupnya di dunia karawitan," ujarnya.

Menurutnya, dalam melatih kerawitan untuk melatih anak-anak mengalami kendala masih kurang fokus. Namun sejauh ini, semua kendala tersebut masih dapat diatasi dengan cara memberi rangsangan dan bentuk disiplin.

Sedangkan, kendala dihadapi dalam melatih para remaja adalah, kurang disiplin dan harus sesuai keinginannya seperti para remaja tidak mau mempelajari tabuh klasik, tetapi lebih semangat mempelajari tabuh kreasi.

"Dalam hal ini saya merasa tertantang agar dapat mengatasi kendala tersebut. Dari semua kendala dihadapi semua memang dapat diatasi dengan baik belajar dari pengalaman, membuat saya bisa mengatasi semua kendala ini," paparnya.

Menurutnya, seni karawitan adalah seni adi luhur diwariskan oleh leluhur. Seharusnya sebagai generasi penerus harus melestarikan kesenian atau kebudayaan.

"Kalau saya tetap konsisten dalam seni karawitan karena memang dari kecil saya sudah senang metabuh atau megambel. Ini sudah mendarah daging  jadi sampai sekarang saya masih bertahan," sebutnya. 

Seni karawitan, kata dia, merupakan musik tradisional sangat fleksibel dan sangat menyenangkan. Manfaatnya juga banyak dari segi sosial yakni digunakan untuk pengiring berbagai upacara adat.

Dari sisi ilmu kesehatan, gamelan juga termasuk ke dalam yoga karena menenangkan dan merileksasikan pikiran. 

"Selain itu kesenian karawitan merupakan sebuah kesenian luar biasa yang dapat dinikmati oleh semua kalangan," pungkasnya.

Editor: Robby Patria

Reporter: Kontributor Badung



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabadung.id di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Badung.id.
Ikuti kami