search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode

BERITABADUNG.ID, MENGWI.

Badung selain tersohor akan destinasi pariwisatanya, kabupaten ini juga memiliki beberapa perajin tangan khas tradisional Bali yang produknya diminati selain pasar lokal hingga mancanegara.

Seperti salah satunya kerajinan tangan Pindekan (Baling-baling) di Desa Lukluk. Produk kerajinan pindekan sebagian besar diburu para penghobi di seluruh Kabupaten di Bali hingga ke Banyuwangi.

Pindekan ini diburu lantaran selain memiliki suara yang khas saat saat ditiup angin. Pindekan ini juga memakai bahan kayu pilihan berjenis Waru.

"Peminat sebagian besar datang dari para penghobi pindekan di seluruh Bali hingga ke Banyuwangi dengan rata-rata jumlah permintaan mulai 2 hingga 4 pindekan sekali pesan," jelas perajin, Ngurah Ares, belum lama ini di kediamannya di Desa Lukluk, Badung.

Menurutnya, pesanan datang paling banyak pada bulan Juni setiap tahunnya.

"Juni biasanya pesanan paling banyak dibanding bulan lainnya. Kondisi ini disebabkan karena memasuki musim dengan tiupan angin lebih kencang," ujarnya.

Harga pindekan berbahan baku kayu waru ini beragam mulai Rp300 Ribu hingga Rp1,5 juta per satuan pindekan.

Editor: Robby Patria

Reporter: Kontributor Badung



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabadung.id di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Badung.id.
Ikuti kami